Perjudian Sabung Ayam dan Judi Dadu di Lokalisasi Ngujang Tulungagung Diduga Masih Berlangsung Terang-Terangan hingga Dini Hari, Publik Desak Aparat Bertindak Tegas

Tulungagung – Aktivitas perjudian berupa sabung ayam dan judi dadu diduga masih berlangsung secara terang-terangan di kawasan lokalisasi Ngujang, wilayah Trimulyo, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaporkan tetap berjalan hingga sekitar pukul 01.00 WIB, meskipun masyarakat tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, praktik perjudian itu disebut-sebut telah berlangsung cukup lama dan kerap beroperasi hingga larut malam. Warga mengaku resah karena aktivitas tersebut tidak hanya mengganggu ketenangan lingkungan, tetapi juga dinilai mencederai suasana bulan suci Ramadan yang seharusnya dijalani dengan penuh khidmat.

“Suara ramai dan kerumunan orang hampir setiap malam terdengar. Apalagi sekarang bulan puasa, seharusnya kegiatan seperti itu tidak ada,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini memicu kemarahan publik. Sejumlah elemen masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas. Desakan ditujukan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), hingga Kepolisian Resor Tulungagung (Kapolres Tulungagung) agar praktik perjudian tersebut dibongkar hingga ke akar-akarnya.

Masyarakat berharap aparat tidak hanya melakukan penertiban sesaat, tetapi juga mengusut pihak-pihak yang diduga menjadi penyelenggara maupun beking aktivitas ilegal tersebut. Transparansi dalam penanganan kasus ini dinilai penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Secara hukum, praktik perjudian jelas melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan dapat dikenakan sanksi pidana. Selain berdampak pada aspek hukum, kegiatan tersebut juga berpotensi memicu tindak kriminalitas lain serta merusak tatanan sosial di lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait dugaan aktivitas perjudian di kawasan tersebut. Warga berharap aparat segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas demi menjaga ketertiban serta menghormati suasana Ramadan di Kabupaten Tulungagung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *