Menko PMK Resmikan Pembangunan 30 Ruang Kelas SMP Negeri 1 Padangan Bojonegoro

Kabupaten Bojonegoro – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meresmikan pembangunan sejumlah ruang kelas baru di SMP Negeri 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026).

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan mutu sekaligus pemerataan infrastruktur pendidikan di berbagai daerah.

“Kami meresmikan pembangunan ruang-ruang kelas di SMP Negeri 1 Padangan. Ini merupakan program pembangunan infrastruktur sekolah yang dimulai tahun 2024,” ujar Pratikno.

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Kebijakan tersebut sejalan dengan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, hingga Sekolah Unggul Garuda.

Pratikno menegaskan, pembangunan manusia tidak cukup hanya berorientasi pada kecerdasan akademik. Pendidikan harus mampu membentuk manusia secara utuh dengan memperhatikan aspek kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial.

“Intinya adalah membangun manusia, memajukan kebudayaan. Bukan hanya mencetak manusia yang cerdas, tetapi manusia yang utuh. Sehat fisik, sehat mental, sehat spiritual, dan sehat sosial,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan fasilitas pendukung pendidikan, termasuk sarana olahraga dan kesenian. Menurutnya, fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi peserta didik.

Selain itu, Pratikno mengingatkan para guru agar tidak hanya memperhatikan perkembangan akademik siswa, tetapi juga mencermati kondisi mental serta perubahan perilaku anak. Komunikasi antara sekolah dan orang tua, kata dia, perlu terus diperkuat agar setiap anak memperoleh pendampingan yang tepat.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi mutakhir di ruang-ruang kelas. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Chandra Rudi Parulian Situmorang menjelaskan, intervensi pembangunan infrastruktur di SMP Negeri 1 Padangan mencakup sebanyak 30 ruang kelas.

“Untuk SMP Negeri 1 Padangan ada 30 ruang kelas yang sekarang sudah sepenuhnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” jelas Chandra.

Pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut tidak hanya dilakukan di SMP Negeri 1 Padangan. Di wilayah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah juga merealisasikan pembangunan ruang kelas baru di SMK Negeri Ngambon dan SMA Negeri 2 Bojonegoro.

Peresmian pembangunan tersebut turut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Pemerintah berharap peningkatan infrastruktur pendidikan tersebut dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih layak dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM di Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *