IMG-20180910-WA0008

Muncar Banyuwangi
Wayang kulit adalah budaya khas Jawa yang berisi tentang petuah hidup. Sehingga keberadaan pagelaran wayang sering diangkat sebagai acara sakral. Seperti bersih desa. Sebagai permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar suatu desa terbebas dari mara bahaya.

Malam 1 Suro atau 1 Muharam adalah tahun baru dalam kalender Jawa atau Hijriah. Dimana di awal tahun seringkali merupakan moment untuk melakukan evaluasi tahun yang telah lalu dan permohonan untuk tahun kedepan.

Dalam moment ini, seringkali dijadikan sebagai acara bersih desa dengan “nanggap” wayang kulit semalam suntuk. Seperti yang dilakukan desa Sumberberas¬† Muncar, Senin (10/9/18)

IMG-20180910-WA0006

Acara diawali dengan tari Unclang Kidang yang dibawakan oleh siswi SDN 7 Sumberberas, Tarian khas Banyuwangi Didampingi oleh Kepala Sekolah nya Salamah.

Diteruskan dengan sambutan kades Sri Purnanik tentang tema pewayangan ini dengan kesakralannya dapat memberikan nuansa budaya dan ada hiburan tersendiri terhadap warganya,
Penyabet piagam perhargaan pelayanan terbaik dikecamatan Muncar yang pernah di terima, akan terus melakukan hal terbaik dalam melayani publik,

IMG-20180910-WA0007

Juga ada pembagian tropi untuk pemenang lomba Agustusan, menambah suasana semakin hiruk pikuk dan antusiasme warga bertepuk tangan disaat pemenang perlombaan mengangkat tropi.

Nampak Babinsa serda Johan
Bersama Binmas Aiptu Nuraini Bersama pendampingan desa Yunis dan Ketua BPD ipung turut larut mengikuti acara kerakyatan tersebut dibalai desa Sumberberas.

Acara yang paling dinantikan oleh segenap tamu undangan dan para penonton ketika Gunungan diangkat oleh dua kadus Sidomulyo yang diarak kepentas dalang dengan mematikan lampu semakin menambah nuansa Sakral yang bersimbol tentang pemangku jabatan dan rakyatnya, Dengan berakhirnya prosesi tersebut maka dimulailah acara puncak dengan pewayangan berjudul Ratu Adil,

(Hdr SN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here